Sistem
Operasi Berbasis GUI
Macintosh Operating System
(MAC OS)
Macintosh Operating System (MAC OS) merupakan sistem
operasi computer yang dibuat oleh Apple. Apple yang
sebelumnya bernama Apple Computer, Inc adalah
sebuah perusahaan silicon valley yang bergerak di bidang computer.
Sejarah
dan Perkembangan MAC OS
Apple pertama didirikan pada tanggal 1 april tahun
1976 oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan
salah seorang Insinyur Atari yang bernama Ronald Wayne. Sebelum
membantu mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah
seorang hacker elektronik. Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard
dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game
untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer
time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call
Computer, sebuah perusahaan timesharing. Produk pertama
perusahaan Apple ini diberi nama Apple I diciptakan oleh Steve
Wozniak.
Mac
OS adalah sistem operasi komputer yang dibuat oleh Apple Computer
khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan PC
berbasis IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS sejak tahun 2006 telah
memiliki kompatibilitas dengan arsitektur PowerPC maupun
x86. Macintosh Operating System atau sistem operasi Macintosh
adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengoperasikan komputer notebook
Apple Macintosh.
Mac
OS merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan Graphical User
Interface (GUI). Orang-orang penting pada Macintosh yaitu Bill
Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld.
Komputer
ini dinamakan berdasarkan McIntosh, jenis apel yang disukai Jef
Raskin. Macintosh diperkenalkan pertama kali pada bulan
Januari 1984 lewat iklan Super Bowl yang fenomenal. Pada waktu
itu, langkah yang dilakukan Apple adalah sebuah perkembangan
revolusioner dalam dunia komputer personal.
Ada
berbagai macam pandangan bagaimana awal mula Macintosh di ciptakan. Apple
sengaja membuat Macintosh yang biasa agar Macintosh dapat
lebih mudah di jalankan oleh orang yang baru belajar komputer sekali pun. Sistem
Operasi Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti
“Sistem 6.0.7″ atau “Sistem 7″. Pada awalnya juga dikenali sebagai “Toolbox”
yang terdapat beberapa kelebihan yang dapat digunakan untuk menggantikan
keterpautan kepada toolbox komputer itu sendiri.
Awalnya
Apple juga sengaja menembunyikan keberadaan sistem operasi ini untuk
membedakan Mac dengan sistem operasi yang lain nya seperti MS-DOS,
yang lebih mudah digunakan daripada Macintosh. Mac OS
terdiri dari 2 bagian besar yaitu Mac OS Klasik dan Mac OS X .
a)
Mac OS Klasik
Mac
OS “Klasik”, sistem yang pertama dikeluarkan oleh Mac pada tahun 1984 hingga
Mac OS 9. Mac OS klasik dikenali sebagai satu sistem yang tidak memilik
sembarang command line atau baris perintah; merupakan sistem yang menggunakan
user interface(UI) sepenuhnya. Karena mudah untuk di gunakan, sistem
ini juga dikritik karena menggunakan cooperative multitasking.
Di
bawah ini adalah sekilas perkembangan Mac OS Klasik:
Apple
I
Apple
I didasarkan pada 8-bit mikro prosesor, MOS 6502 Teknologi, hanya efektif jika
dijalankan di bawah 1 MHZ. 6502 adalah sama seperti mikro prosesor yang paling
mahal dari Motorola pada saat itu. Pada saat itu, CPU Intel 8080 seharga $US
179 dan Motoroal 6800 seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik
pada Motorola 6800, tetapi harga keduanya terlalu mahal . Dia pun kemudian
sadar, dan hanya mendesign komputer di atas kertas, menunggu hari di
mana dia mampu membeli CPU. Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502
pada tahun 1976 dengan harga $US 20, Wozniak membuat sebuah
versi BASIC untuk chip tersebut, dan mulai mendisain sebuah
komputer untuk menjalankannya. Inilah mengapa Wozniak memilih
MOS 6502.
Komputer
telah dibangun dalam terminal video, socket untuk 8K bytes onboard
RAM, sebuah alat penghubung Keyboard , dan sebuah kaset board
yang akan bekerja bersama perekam kaset reguler. Komputer telah memiliki sebuah
motherboard yang sederhana dimana pengguna telah menyediakan sebuah
kasus, yaitu Sumber AC power (arus listrik), ASCII keyboard,
dan display device.
Apple
I bisa secara langsung dihubungkan pada suatu televisi dengan suatu RF
modulator muncul dalam suatu gulungan pajangan dengan 24 garis berbentuk
masing-masing 40 karakter. Produk ini diperkenalkan kepasaran dengan harga
$666.66 termasuk 4KB RAM dan tape Apple basic.
Apple
II
Dengan
pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi komputer
yang lebih canggih. Apple II diperkenalkan kepada publik pada
West Coast Computer Faire pada bulan April 1977. Perbedaan utama
dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di
mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini, monitornya tidak hanya bisa
menampilkan teks, namun Apple II bisa menampilkan gambar, dan warna.
Pada
saat yang sama, Jobs menekankan design casing dan keyboard
yang lebih baik, dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan
siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu, namun
pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis kode untuk menjalankan
BASIC.
Dengan
dana dan design casing yang baru, Apple II dilepas pada tahun
1977 dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar
PC. Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an, yang termasuk kedalam tipe Apple
II adalah Apple II+, IIE, IIC, IIC+, IIE Enhanced, IIE Platinum, dan
terakhir 16-bit IIGS, diperkenalkan di tahun 1986.
Apple
DOS
Tidak
Lama setelah Apple II diluncurkan, pada bulan juli 1978 meluncurkan
system operasi Apple berbasis DOS pertama. Ini disadari bahwa
sebuah disk drive adalah sangat mendesak untuk komputer. Wozniak
menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah floppy disk drive,
dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple DOS tidak diberi nama versi
I namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasi yang merupakan suatu
perbaikan perhitungan x.y Paul Laughton. Setiap kali ia meng-compile
kembali source program, dimulai dengan x=0, y=1, dan setiap kali y
mencapai 9, nilai x bertambah 1. Apple DOS beta telah diuji seperti
Versi 3.
Apple
Pascal
P-System
dari Universitas California pada San Diego (UCSD) adalah yang sangat
populer pada tahun 1970′s dan awal 80′s. Dua mahasiswa UCSD, Mark Allen
dan Richard Gleaves mengembangkan suatu microprosesor
6502 interpreter pada musim panas 1978, kemudiannya ini menjadi basis
untuk Apple II Pascal dilepaskan pada tahun 1979.
Apple
CP/M
Di
tahun 1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit
board dengan nama Softcard. Itu mula-mula dinamakan Microsoft
Z-80 Softcard, tetapi Microsoft lebih dulu menyebut
kembali untuk menghindari gugatan dari Zilog, pembuat Z-80. Softcard
memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada
sistem operasi CP/M yang mempunyai sebuah software program
perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft ada
kartu co-processor lain seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk
Z-80.
Apple
SOS
Apple
III diperkenalkan pada tahun 1980 sebagai komputer untuk para pebisnis.
System operasi baru ini diberi nama SOS (Sophisticated operating
system). Setiap program SOS juga membaca sistem operasi ke dalam
memori. Setiap disk aplikasi SOS terdiri dari satu kernel
(SOS.kernel), satu interepter (SOS. Interept), di
mana bisa menjadi aplikasi bagi dirinya sendiri, beberapa aplikasi yang
digunakan, dan sebuah set drivers (SOS driver).
Apple
ProDOS
ProDOS dirilis pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983,
sebagai pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini
merupakan peningkatan dari Apple SOS.
Macintosh
Ada berbagai macam pandangan bagaimana awal mula Machintos
di ciptakan. Apple sengaja membuat Macintosh yang biasa
agar Macintosh dapat lebih mudah di jalankan oleh orang yang baru
belajar komputer sekali pun. Sistem Operasi Macintosh pada awalnya
dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem 6.0.7″ atau “Sistem 7″. Pada awalnya
juga dikenali sebagai “Toolbox” terdapat beberapa kelebihan yang dapat
digunakan untuk menggantikan keterpautan kepada toolbox komputer itu
sendiri.
Awalnya Apple juga sengaja menembunyikan keberadaan
sistem operasi ini untuk membedakan Mac dengan sistem operasi yang lain nya
seperti MS-DOS, yang lebih mudah digunakan daripada Macintosh.
Jenis-jenis
Macintosh:
•
1984: Macintosh 128K, Macintosh 512K
•
1986: Macintosh Plus
•
1987: Macintosh II, Macintosh SE
•
1988: Macintosh Iix
•
1989: Macintosh SE/30, Macintosh IIcx, Macintosh IIci, Macintosh Portable
•
1990: Macintosh IIfx, Macintosh Classic, Macintosh IIsi, Macintosh LC series
•
1991: Macintosh Quadra, PowerBook
•
1992: Macintosh IIvx, PowerBook Duo
•
1993: Macintosh Centris, Color Classic, Performa, Macintosh TV
•
1994: Power Macintosh
•
1997: Power Macintosh G3, PowerBook G3, Twentieth Anniversary Macintosh
•
1998: iMac
•
1999: iBook, Power Macintosh G4
•
2000: Power Mac G4 Cube
•
2001: PowerBook G4
•
2002: eMac
•
2003: Xserve, Power Mac G5, iMac G4
•
2004: iMac G5
•
2005: Mac mini
System
1 (24 Januari 1984 )
Mac OS pertama dirilis, dengan nama System 1. Apple
membuat OS ini sebagai satu-satunya OS di masa itu sepenuhnya GUI. Sejak saat
itu, GUI menjadi pionir akan perkembangan OS lain.
System 1.0 ini mengadopsi konsep dari Xerox Alto,
tetapi banyak elemen GUI nya dibuat oleh Apple sendiri, seperti menu
bar, pop up menu, drag and drop serta direct manipulation. Bisa
dibilang bahwa System 1.0 ini adalah sistem operasi yang mengenalkan
GUI (Graphical User Interface) yang pada saat itu masih belum populer
karena hampir semua komputer masih menggunakan command line.
System 1.0 hanya bisa menjalankan 1 aplikasi saja
dalam 1 waktu, dengan kata lain dia tidak mampu melakukan multitasking.
Pada bulan 5 Mei 1984, Apple kembali merilis System 1.1
dengan Finder 1.1
System
2 (April 1985)
System 2.0 diperkenalkan Apple pada April 1985.
Dilengkapi dengan Finder 4.1 dan MiniFinder untuk membuka
aplikasi dengan cepat. Selain itu juga diperkenalkan sistem pengambilan screenshot
dengan menggunakan tombol Shift + Command + 3. Di System
2.0, pengguna bisa men-shutdown komputer melalui menu yang disediakan.
System
3 (Januari 1986)
Versi ini dirilis Apple pada bulan Januari 1986. System
3.0 hadir bersama dengan diperkenalkannya MacPlus. Dilengkapi dengan Finder
5.1, System 3.0 mampu berjalan lebih cepat daripada versi sebelumnya.
Ini dikarenakan pada System 3.0 telah ada teknologi Disk Cache
yang akan menyimpan kegiatan yang sering dilakukan di memori. Satu bulan
kemudian System 3.1 dirilis. Dilanjutkan System 3.2 pada juni
1986 dan System 3.3 pada Januari 1987.
System
4 (Maret 1987)
Apple merilis System 4.0 dengan finder 5.4
pada bulan Maret 1987. Selain perbaikan bug, tidak ada perubahan yang
terlalu berarti di System 4.0 ini. System 4.0 ini hanya bisa
dijalankan di Mac dengan RAM 512k keatas.
Anehnya hanya 1 bulan saja berselang, Apple merilis
lagi System 4.1 dengan finder 5.5. Lebih anehnya lagi, system 4.1 ini
hanya bisa dijalankan di Mac dengan RAM 1Mb keatas.
System
Software 5 (System 5)
Disinilah kerancuan nama terjadi. Pada bulan Oktober 1987 Apple
merilis System 4.2 dengan Finder 6.0. Namun mereka
menamakannya System Software 5. Akhirnya banyak juga yang menyebut
sistem operasi ini dengan nama System 5. Di versi ini, copy paste
sudah bisa dilakukan dengan lebih mudah dengan dilengkapi progress bar
dan tombol cancel.
Di System Software 5 ini pula pertama kalinya Apple
memperkenalkan fitur Multitasking melalui dirilisnya MultiFinder,
lagi-lagi, satu bulan kemudian yaitu November 1987, Apple kembali
merilis System 4.3 dengan Finder 6.0 atau banyak yang
menyebutnya sebagai System Software 5.1.
System
6 (Juni 1988)
Apple merilis System 6 tepat pada bulan Juni 1988.
Ini adalah sistem operasi yang dibuat dengan lebih stabil dan berjangka waktu
lama. System 6 mampu berjalan dengan cepat dan bisa menjalankan Floppy Disk
hanya dengan 300-400 Kb RAM saja, menyisakan banyak RAM untuk menjalankan
aplikasi-aplikasi lainnya.
System
7 (13 Mei 1991)
Tepat pada 13 Mei 1991, Apple merilis sistem 7
dengan perubahan yang sangat signifikan. Ditambahkannya berbagai aplikasi baru,
peningkatan stabilitas, serta fitur-fitur baru. System 7 memberikan
kebebasan kepada penggunanya untuk membuka banyak aplikasi sepanjang masih ada memory
yang tersisa. Di versi ini pengguna juga bisa share file di
hardisk melalui network.
Pada bulan Januari 1995, Apple merilis System
7.5 dan dilanjutkan dengan System 7.5.3 pada bulan Mei 1996.
Mac
OS 7.6 (Januari 1997)
Apple mulai mengganti nama OS nya sejak dirilisnya System
7.6 pada Januari 1997. Mac OS 7.6 adalah System 7.6 yang diganti
namanya dan sejak saat itu nama Mac OS mulai diperkenalkan untuk versi-versi
selanjutnya.
Mac
OS 8 (Juli 1997)
Pada bulan Juli 1997, Apple merilis Mac OS 8. Sistem
operasi ini laku hingga 1,25 juta copy dalam waktu 2 minggu saja dan
menjadi software paling laris dalam periode tersebut. Mac OS 8 sangat
stabil dan saat itu menjadi semacam software “yang harus dimiliki”
oleh semua komunitas pengguna Mac di tahun 1997.
Mac
OS 9 (23 Oktober 1999)
Mac OS 9 dirilis pada 23 Oktober 1999. Di versi ini Apple
memperkenalkan Multi User System, dimana setiap user bisa
menyimpan data dan system settings mereka. Mac OS 9 memiliki
implementasi dan manajemen memori yang lebih baik daripada versi-versi
sebelumnya. Di versi inilah Apple memperkenalkan Apple Software
Update ntuk mengupdate OS.
b)
Mac OS X
Mac OS X (huruf “X” itu disebut sepuluh, yaitu huruf romawi)
yang lebih baru. Mac OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, OpenStep, dan Mac OS
9. Mac OS X memiliki memori ala-Unix dan pre-emptive multitasking
kepada platform Mac. Pengurusan memori yang jauh lebih baik dapt lebih
banyak pengisian secara bersamaan dan menutup kemungkinan sesuatu pengisian
menghancurkan pengisian lainnya.
Berikut
ini adalah perkembangan Mac OS X:
Mac
OS X v10 (Cheetah)
Dirilis pada 24 Maret 2001, Mac OS X v10 mengawali era
tampilan modernnya dan meninggalkan tampilan klasiknya. Dibangun berdasarkan
UNIX, benar-benar baru dan berbeda dari Mac OS 9 serta versi-versi sebelumnya.
Di versi inilah pertama kali diperkenalkan adanya Dock untuk
pengaturan aplikasi Mac OS.
Mac
OS X v10.1 (Puma)
Pada 25 September 2001, Apple kembali merilis sistem
operasi terbarunya yaitu Mac OS X v10.1. Versi ini cukup diterima dengan baik
walaupun ada banyak kritik mengenai kurangnya fitur dan banyaknya bugs
yang mengganggu. Puma memiliki peningkatan performa yang cukup signifikan
daripada versi-versi sebelumnya.
Mac
OS X v10.2 (Jaguar)
Dirilis pada 23 Agustus 2002, jaguar sangat diterima baik
oleh pengguna Mac. Dengan stabilitas yang lebih tinggi, peningkatan performa
dan kecepatan serta kompatibilitas yang lebih baik. Di versi inilah pertama
kalinya Apple mengikutsertakan Code Name (Jaguar) ke
setiap campaign iklan yang mereka lakukan.
Mac
OS X v10.3 (Panther)
Mac OS X Panther dirilis pada 24 Oktober 2003. Di
versi ini aplikasi TextEdit dibuat kompatibel dengan dokumen Microsoft
Word (.doc). Ada juga beberapa aplikasi baru yang disertakan seperti Font
Book, FileVault, iChat AV dan Safari. Di versi inilah pertama
kalinya browser Safari diperkenalkan untuk menggantikan Internet
Explorer untuk Mac.
Mac
OS X v10.4 (Tiger)
Mac OS X Tiger dirilis pada 29 April 2005 dan laku
hingga 2 juta copy di enam minggu pertama perilisannya. Pada bulan
Juni 2007 bahkan lebih dari 22 juta pengguna Mac OS, atau lebih dari 67%
pengguna Mac OS X menggunakan Tiger. Di versi inilah mulai
diperkenalkan beberapa aplikasi baru seperti Automator, Grapher,
Dictionary, Quartz Composer, Au Lab dan Dashboard.
Mac
OS X v10.5 (Leopard)
Mac OS X Leopard dirilis 26 Oktober 2007 dan hadir
dalam 2 versi, desktop dan server. Pasca dirilisnya Tiger,
ada lebih dari 300 perubahan yang dilakukan Apple di Leopard
ini. Mulai dari peningkatan security, stabilitas hingga berbagai fitur
baru untuk developer.
Mac
OS X v10.6 (Snow Leopard)
Dirilis pada 8 Juni 2009, Snow Leopard hadir dengan harga
yang sangat murah dibanding versi-versi lainnya, yaitu hanya $29 saja. Snow
Leopard mengalami banyak sekali peningkatan performa, efisiensi, dan
pengurangan memory footprint.
Mac
OS X v10.7 (Lion)
Mac OS X Lion atau yang lebih gencar dipromosikan
sebagai OS X Lion pertama kali diperkenalkan pada 20 Oktober 2010.
Disini banyak sekali perubahan yang dibuat oleh Apple seperti support Mac
App Store, mudah melihat aplikasi mana yang sudah terinstall, serta
berbagai pengembangan terkait dengan Apple iOS.
Mac
OS X v10.8 (Mountain Lion)
Ini dia versi OS X paling gress saat ini, Mountain Lion
baru saja dirilis pada 25 Juli 2012 kemarin. Mountain Lion hadir
dengan berbagai fitur, misalnya saja digantinya iChat dengan Messages
yang support iMessages. Dengan fitur ini setiap pengguna bisa
mengirimkan pesan secara tak terbatas ke seluruh pengguna Mac, iPhone, iPad,
iPod Touch. Selain itu Mountain Lion juga dilengkapi dengan browser
Safari 6 terbaru yang belum bisa dinikmati oleh Mac OS versi sebelumnya.
Kelebihan
dan Kekurangan Mac OS
Kelebihan:
a.
Multitasking.
b.
Bisa mengenal file format windows.
c.
Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk graphic design/multimedia.
d.
Dokumen-dokumen yang dibuat di Mac bisa dibaca di OS yang lain, dan sebaliknya.
Baik yang formatnya ‘generik’ (misalnya pdf, html, mp3, text) maupun yang
formatnya khusus (misalnya .doc, .xls, .ppt). Asalkan ada program aplikasi
(application) di kedua platform (Mac dan Windows) yang bisa membaca format
tersebut.
e.
Open source code sehingga Mac OS sulit dibajak.
f.
Ada ‘Time Machine’ yang akan bekerja secara otomatis pada background
tanpa mengganggu aplikasi yang dijalankan untuk mem-backup system yang
sedang berjalan dan perubahan-perubahan pada data.
g.
Ada program “sherlock“ yang tidak hanya mencari file pada harddisk
dan dalam jaringan lokal, tapi juga dapat beraksi di Internet dan
mencari berdasarkan keyword.
h.
Lebih stabil.
i.
Macintosh memiliki keamanan terhadap virus, spyware, dan
sebagainya. Hal ini menjadi alasan terbesar mengapa banyak orang memilih Mac
karena untuk menghindari virus.
j.
Operating System Mac ini mudah digunakan dan mudah dipelajari. Karena
sumbernya jelas, training centre-nya ada, dan secara umum ketika orang
dihadapkan pada Mac OS mudah belajarnya.
k.
Mac memiliki jaminan kepastian dan support hardware yang jelas.
Kekurangan:
a.
Mahal.
b.
Hanya cocok untuk graphic designer.
c.
Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem pengoperasian lain yang tidak
menggunakan sistem Mac OS.
d.
Mac tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license
buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac
OS.
e.
Software di Mac OS tidak begitu lengkap.
f.
Kurang cocok untuk aplikasi server dan game.
Kesimpulan :
Macintosh
Operating System (MAC OS) merupakan sistem operasi
computer yang dibuat oleh Apple. Sistem operasi ini memiliki kelebihan
dan kelemahan.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar