11. Walter H. Schottky
Walter Hermann Schottky (23 Juli 1886,
Zürich, Switzerland– 4 Maret 1976, Pretzfeld, Jerman Barat) adalah seorang ahli
fisika Jerman yang menemukan tabung ruang hampa screen-grid pada tahun 1915 dan
tetroda pada tahun 1919 yang sedang bekerja di Siemens. Pada tahun 1938,
Schottky merumuskan suatu teori yang meramalkan Efek Schottky, yang sekarang
digunakan untuk diode Schottky.
·
Pendidikan
Ia
lulus dari Steglitz Gymnasium, Berlin, Jerman pada tahun 1904. Ia memperoleh
gelar sarjana dalam Ilmu fisika, di Universitas Berlin pada tahun 1908.
Kemudian memperoleh gelar Ph.D dalam Ilmu fisika di Universitas Berlin pada
tahun 1912 di bawah bimbingan Max Planck dan Heinrich Rubens, dengan suatu
disertasi yang berjudul: Zur relativtheoretischen Energetik und Dynamik.
·
Karier
Periode Postdoctaralnya diumumkan di
Universitas Jena (1912-1914). Ia kemudian memberi kuliah di Universitas
Würzburg (1919-1923). Ia menjadi Profesor Ilmu fisika Teoritis di Universitas
Rostock (1923-1927). Selama dua periode ia bekerja di Laboratorium Riset
Siemens (1914-1919, 1927-1958).
·
Penghargaan
Ia dihadiahi oleh masyarakat kerajaan
berupa medali Hughes pada tahun 1936 untuk penemuannya tentang efek Schottky.
Kemudian pada tahun 1964 ia menerima cincin Werner-Von-Siemens untuk
menghormati hasil kerjanya dalam pemahaman tentang tabung amplifier dan
semikonduktor.
·
Kontroversi
Penemuan superheterodin pada umumnya
dihubungkan dengan Edwin Amstrong. Bagaimanapun, Schottky menerbitkan suatu
artikel yang sama dengan Pro.IRE. 1939: simpangan p-n
·
Kehidupan pribadi
Bapaknya adalah ahli matematika
Friedrich Hermann Schottky (1851–1935). Isterinya adalah Elizabeth dan mereka
mempunyai satu putri dan dua putra. Bapaknya telah ditetapkan sebagai profesor
matematika di Universitas Zurich pada tahun 1882, dan ia lahir 4 tahun
kemudian. Keluarganya kemudian kembali ke Jerman pada tahun 1892.
·
Warisan
Walter Schottky Institut (Jerman)
dinamai sesuai nama dia.
·
Karya tulis
Ø Thermodynamik, Julius, Berlin, Jerman, 1929.
Ø Physik D Glühelektroden, Akademische
Verlagsgesellschaft, Leipzig, 1928
2. Steve
Wozniak
Stephen Wozniak (Bahasa Polandia: Woźniak, nama panggilan (The) Woz
atau Wizard of Woz) (lahir di San Jose,
California, Amerika Serikat, 11 Agustus 1950; umur 64 tahun) adalah pendiri Apple Computer (dengan Steve Jobs). Ia dianggap sebagai pelopor dari masuknya komputer ke dalam kehidupan rumah pribadi. Walaupun kontribusinya
hanya dalam bentuk kumpulan ide-ide jitu yang secara tidak sengaja bersamaan
dengan siapnya teknologi untuk pembuatan komputer massal, kecerdasan dan
kreatifitasnya yang tak terbatas membuat dia menjadi orang yang tepat untuk
diakui sebagai pemrakarsa revolusi komputer pribadi. Wozniak menciptakan Apple II,
komputer pribadi terakhir yang benar-benar didisain oleh satu orang saja.
Pada bulan Januari 2007, ia
meluncurkan buku iWoz (ISBN 0393061444) yang berisi perjalanan hidup dan
kariernya.
3. Khoirul
Anwar
Dr. Eng. Khoirul Anwar (lahir di Kediri tahun 1978) adalah seorang
ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi
broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem
teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).
·
Latar
Belakang
Ia telah
menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform
(FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada
receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio
and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international
telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.
Teknologi ini
(beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier
frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE.
Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah: (1) mampu meminimalkan
dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada
amplifier, dan (2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT
kecil/pertama melakukan "spreading" atau redundansi yang disebar ke
seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga memiminalkan error pada
penerima. Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang
disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya
frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan
channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full
support (dana) dari pemerintah Jepang.
Dr. Khoirul
Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria
kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2000, wisudawan terbaik fakultas teknologi industri (FTI) dan tiga wisudawan
terbaik se-ITB tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi
pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000. Setelah bekerja di perusahaan IT di
Jakarta selama sekitar dua tahun, Khoirul kemudian melanjutkan pendidikan S2
dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar
M. Eng pada tahun 2005 serta Dr. Eng pada tahun 2008.
Pendidikan
- SD Negeri Juwet 2
(1990).
- SMP Negeri 1
Kunjang (1993).
- SMA Negeri 2
Kediri (1996).
- S1 Teknik Elektro
ITB (2000).
- S2 Nara Institute
of Science and Technology NAIST (2005).
- S3 Nara Institute
of Science and Technology NAIST (2008).
Penemuan OFDM tanpa Cyclic Prefix
OFDM
(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) merupakan teknik modulasi untuk komunikasi wireless broadband yang tahan melawan
frekuensi selective fading dan interferensi
narrowband dan efisien menghadapi multi-path delay spread. Untuk mencapai hal
tersebut, OFDM membagi aliran data high-rate mejadi aliran rate yang lebih
rendah, yang kemudian dikirimkan secara bersama pada beberapa sub-carrier. OFDM
biasanya memerlukan cyclic prefix (CP) sehingga efek channel circulant bisa
diperoleh. Circulant pada channel ini sangat memudahkan perhitungan karena
keberadaan FFT/IFFT pada OFDM. OFDM hanya menggunakan satu (I)FFT para
transmitter dan satu FFT para receiver. Hanya saja penggunaan CP ini justru
membuat transmisi data tidak efisien, karena CP sebenarnya symbol yang di-copy
kemudian dikirimkan (tidak mengandung informasi).
Namun dengan
konsep yang diusulkan oleh Khoirul bersama kolega, yaitu dengan equalization
berantai, disebut chained turbo equalization (CHATUE), CP (juga guard interval)
mampu dihilangkan sama sekali namun tidak mengurangi performance dari system.
CP ini bisa dihilangkan dengan memanfaatkan dan mengumpulkan energi yang
tersebar di awal dan di belakang blok data yang sedang diproses. Ini mirip
dengan proses pengumpulan energi genki dama pada serial animasi Dragon Ball.
Temuan Khoirul Anwar ini kemudian mendapatkan penghargaan Young Scientist
Encouragement award pada Institute of Electrical and Electronics Engineers
Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan
oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan
anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard
interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan
interferensi. Turbo equalizer akan membatalkan interferensi sehingga sinyal
bisa diterima.
Dengan
mengenyahkan CP atau GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah
bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk
GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk
memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding). Gagasan ini
sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di
laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan
proyek ke Kinki Mobile Wireless Center. Setelah menurunkan formula
matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat
programnya. Metode ini mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi
bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G),
CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja
tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.
OFDM juga bisa
diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar
langit dan daerah pegunungan. Sebab di daerah tersebut biasanya gelombang yang
ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang. Temuan ini mendapat
penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of
Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC)
2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Temuan ini telah dipatenkan tahun 2010
dan kemungkinan besar dipakai untuk teknologi masa depan yang harus tetap
optimal karena tantangan sinkronisasi (karena banyaknya device yang saling
terhubung).
4. Jack
Dorsey
Jack Dorsey (lahir 19 November 1976; umur 38 tahun) adalah seorang pengembang web dan pengusaha Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta Twitter dan pendiri serta CEO Square,
layanan pembayaran pada perangkat seluler. Pada tahun 2008, ia dinobatkan oleh MIT Technology Review TR35 sebagai
salah satu dari 35 inovator paling bersinar di dunia yang berusia di bawah 35
tahun. Pada 2012, ia dianugerahi penghargaan "Innovator of the Year
Award" oleh The Wall Street
Journal.
·
Kehidupan
awal
Dorsey besar
di St.
Louis, Missouri, ia
dibesarkan sebagai penganut Katolik, pamannya adalah seorang pendeta
Katolik di Cincinnati. Ia belajar di sekolah Katolik Bishop DuBourg High School, lalu melanjutkan ke Universitas Sains dan Teknologi
Missouri, dan
kemudian pindah ke Universitas
New York. Di
universitas tersebutlah ide tentang pembuatan Twitter muncul. Asal mula Twitter
berawal dari acara diskusi yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan podcast bernama Odeo. Dorsey
mengemukakan gagasannya mengenai penggunaan layanan pesan singkat untuk
berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil. Pengerjaan proyek ini dimulai pada
tanggal 21 Maret 2006, ketika Dorsey mempublikasikan pesan Twitter pertamanya
pada pukul 9:50 PM PST. Pesan tersebut berbunyi: "just
setting up my twttr".
Kesimpulan :
1.
Walter Hermann Schottky adalah
seorang ahli fisika Jerman yang menemukan tabung ruang hampa screen-grid pada
tahun 1915 dan tetroda pada tahun 1919 yang sedang bekerja di Siemens.
2.
Stephen
Wozniak adalah pendiri Apple Computer (dengan Steve Jobs). Ia dianggap sebagai pelopor
dari masuknya komputer ke dalam kehidupan rumah
pribadi.
3.
Dr. Eng. Khoirul Anwar seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband
yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi)
maupun satelit (di luar angkasa).
4.
Jack
Dorsey adalah seorang pengembang web dan pengusaha Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta Twitter dan pendiri serta CEO Square,
layanan pembayaran pada perangkat seluler.
.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar