Rabu, 18 Maret 2015

G1E112013_T03_Aplikom

11. Walter H. Schottky
Walter Hermann Schottky (23 Juli 1886, Zürich, Switzerland– 4 Maret 1976, Pretzfeld, Jerman Barat) adalah seorang ahli fisika Jerman yang menemukan tabung ruang hampa screen-grid pada tahun 1915 dan tetroda pada tahun 1919 yang sedang bekerja di Siemens. Pada tahun 1938, Schottky merumuskan suatu teori yang meramalkan Efek Schottky, yang sekarang digunakan untuk diode Schottky.
·         Pendidikan
Ia lulus dari Steglitz Gymnasium, Berlin, Jerman pada tahun 1904. Ia memperoleh gelar sarjana dalam Ilmu fisika, di Universitas Berlin pada tahun 1908. Kemudian memperoleh gelar Ph.D dalam Ilmu fisika di Universitas Berlin pada tahun 1912 di bawah bimbingan Max Planck dan Heinrich Rubens, dengan suatu disertasi yang berjudul: Zur relativtheoretischen Energetik und Dynamik.

·         Karier

Periode Postdoctaralnya diumumkan di Universitas Jena (1912-1914). Ia kemudian memberi kuliah di Universitas Würzburg (1919-1923). Ia menjadi Profesor Ilmu fisika Teoritis di Universitas Rostock (1923-1927). Selama dua periode ia bekerja di Laboratorium Riset Siemens (1914-1919, 1927-1958).

·         Penghargaan

Ia dihadiahi oleh masyarakat kerajaan berupa medali Hughes pada tahun 1936 untuk penemuannya tentang efek Schottky. Kemudian pada tahun 1964 ia menerima cincin Werner-Von-Siemens untuk menghormati hasil kerjanya dalam pemahaman tentang tabung amplifier dan semikonduktor.

·         Kontroversi

Penemuan superheterodin pada umumnya dihubungkan dengan Edwin Amstrong. Bagaimanapun, Schottky menerbitkan suatu artikel yang sama dengan Pro.IRE. 1939: simpangan p-n

·         Kehidupan pribadi

Bapaknya adalah ahli matematika Friedrich Hermann Schottky (1851–1935). Isterinya adalah Elizabeth dan mereka mempunyai satu putri dan dua putra. Bapaknya telah ditetapkan sebagai profesor matematika di Universitas Zurich pada tahun 1882, dan ia lahir 4 tahun kemudian. Keluarganya kemudian kembali ke Jerman pada tahun 1892.

·         Warisan

Walter Schottky Institut (Jerman) dinamai sesuai nama dia.

·         Karya tulis

Ø  Thermodynamik, Julius, Berlin, Jerman, 1929.
Ø  Physik D Glühelektroden, Akademische Verlagsgesellschaft, Leipzig, 1928

2.  Steve Wozniak

Stephen Wozniak (Bahasa Polandia: Woźniak, nama panggilan (The) Woz atau Wizard of Woz) (lahir di San Jose, California, Amerika Serikat, 11 Agustus 1950; umur 64 tahun) adalah pendiri Apple Computer (dengan Steve Jobs). Ia dianggap sebagai pelopor dari masuknya komputer ke dalam kehidupan rumah pribadi. Walaupun kontribusinya hanya dalam bentuk kumpulan ide-ide jitu yang secara tidak sengaja bersamaan dengan siapnya teknologi untuk pembuatan komputer massal, kecerdasan dan kreatifitasnya yang tak terbatas membuat dia menjadi orang yang tepat untuk diakui sebagai pemrakarsa revolusi komputer pribadi. Wozniak menciptakan Apple II, komputer pribadi terakhir yang benar-benar didisain oleh satu orang saja.
Pada bulan Januari 2007, ia meluncurkan buku iWoz (ISBN 0393061444) yang berisi perjalanan hidup dan kariernya.

3.      Khoirul Anwar

Dr. Eng. Khoirul Anwar (lahir di Kediri tahun 1978) adalah seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

·         Latar Belakang

Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.
Teknologi ini (beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE. Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah: (1) mampu meminimalkan dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada amplifier, dan (2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT kecil/pertama melakukan "spreading" atau redundansi yang disebar ke seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga memiminalkan error pada penerima. Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full support (dana) dari pemerintah Jepang.
Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2000, wisudawan terbaik fakultas teknologi industri (FTI) dan tiga wisudawan terbaik se-ITB tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000. Setelah bekerja di perusahaan IT di Jakarta selama sekitar dua tahun, Khoirul kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar M. Eng pada tahun 2005 serta Dr. Eng pada tahun 2008.

Pendidikan

  • SD Negeri Juwet 2 (1990).
  • SMP Negeri 1 Kunjang (1993).
  • SMA Negeri 2 Kediri (1996).
  • S1 Teknik Elektro ITB (2000).
  • S2 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2005).
  • S3 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2008).

Penemuan OFDM tanpa Cyclic Prefix

OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) merupakan teknik modulasi untuk komunikasi wireless broadband yang tahan melawan frekuensi selective fading dan interferensi narrowband dan efisien menghadapi multi-path delay spread. Untuk mencapai hal tersebut, OFDM membagi aliran data high-rate mejadi aliran rate yang lebih rendah, yang kemudian dikirimkan secara bersama pada beberapa sub-carrier. OFDM biasanya memerlukan cyclic prefix (CP) sehingga efek channel circulant bisa diperoleh. Circulant pada channel ini sangat memudahkan perhitungan karena keberadaan FFT/IFFT pada OFDM. OFDM hanya menggunakan satu (I)FFT para transmitter dan satu FFT para receiver. Hanya saja penggunaan CP ini justru membuat transmisi data tidak efisien, karena CP sebenarnya symbol yang di-copy kemudian dikirimkan (tidak mengandung informasi).
Namun dengan konsep yang diusulkan oleh Khoirul bersama kolega, yaitu dengan equalization berantai, disebut chained turbo equalization (CHATUE), CP (juga guard interval) mampu dihilangkan sama sekali namun tidak mengurangi performance dari system. CP ini bisa dihilangkan dengan memanfaatkan dan mengumpulkan energi yang tersebar di awal dan di belakang blok data yang sedang diproses. Ini mirip dengan proses pengumpulan energi genki dama pada serial animasi Dragon Ball. Temuan Khoirul Anwar ini kemudian mendapatkan penghargaan Young Scientist Encouragement award pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer akan membatalkan interferensi sehingga sinyal bisa diterima.
Dengan mengenyahkan CP atau GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding). Gagasan ini sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan proyek ke Kinki Mobile Wireless Center. Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat programnya. Metode ini mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.
OFDM juga bisa diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit dan daerah pegunungan. Sebab di daerah tersebut biasanya gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang. Temuan ini mendapat penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Temuan ini telah dipatenkan tahun 2010 dan kemungkinan besar dipakai untuk teknologi masa depan yang harus tetap optimal karena tantangan sinkronisasi (karena banyaknya device yang saling terhubung).

4.      Jack Dorsey

Jack Dorsey (lahir 19 November 1976; umur 38 tahun) adalah seorang pengembang web dan pengusaha Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta Twitter dan pendiri serta CEO Square, layanan pembayaran pada perangkat seluler. Pada tahun 2008, ia dinobatkan oleh MIT Technology Review TR35 sebagai salah satu dari 35 inovator paling bersinar di dunia yang berusia di bawah 35 tahun. Pada 2012, ia dianugerahi penghargaan "Innovator of the Year Award" oleh The Wall Street Journal.

·         Kehidupan awal

Dorsey besar di St. Louis, Missouri, ia dibesarkan sebagai penganut Katolik, pamannya adalah seorang pendeta Katolik di Cincinnati. Ia belajar di sekolah Katolik Bishop DuBourg High School, lalu melanjutkan ke Universitas Sains dan Teknologi Missouri, dan kemudian pindah ke Universitas New York. Di universitas tersebutlah ide tentang pembuatan Twitter muncul. Asal mula Twitter berawal dari acara diskusi yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan podcast bernama Odeo. Dorsey mengemukakan gagasannya mengenai penggunaan layanan pesan singkat untuk berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil. Pengerjaan proyek ini dimulai pada tanggal 21 Maret 2006, ketika Dorsey mempublikasikan pesan Twitter pertamanya pada pukul 9:50 PM PST. Pesan tersebut berbunyi: "just setting up my twttr".

 Kesimpulan :

1.      Walter Hermann Schottky adalah seorang ahli fisika Jerman yang menemukan tabung ruang hampa screen-grid pada tahun 1915 dan tetroda pada tahun 1919 yang sedang bekerja di Siemens.

2.      Stephen Wozniak adalah pendiri Apple Computer (dengan Steve Jobs). Ia dianggap sebagai pelopor dari masuknya komputer ke dalam kehidupan rumah pribadi.

3.      Dr. Eng. Khoirul Anwar seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).
4.      Jack Dorsey adalah seorang pengembang web dan pengusaha Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta Twitter dan pendiri serta CEO Square, layanan pembayaran pada perangkat seluler.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar